PERBANKAN SYARIAH

Standar

Pengertian Bank Islam/ Syariah

Bank islam adalah bank yang beroperasi dengan prinsip-prinsip syariah islam.yang tata cara operasinya mengacu kepada ketentuan Al-Qur’an dan hadits. Yaitu cara bermuamalat dijauhi praktek-praktek yang  dikhawatirkan mengandung unsur-unsur riba  untuk diisi dengan kegiatan-kegiatan investasi atas dasar bagi hasil pembiayaan peradagangan.

Latar Belakang

–          Keinginan umat islam untuk menghindari riba dalam kegiatan muamalahnya, yaitu memperoleh kesejahteraan lahir batin melalui kesejahteraan muamalah yang sesuai dengan perintah agamanya.

–          Keinginan umat islam mempunyai alternative pilihan dalam memperggunakan jasa-jasa perbankan yang dirasakan lebih sesuai.

 

Sejarah Bank Muamalat  Indonesia

 

Ide pendirian BMI berasal dari MUI pada    tanggal 18-20 agustus 1990 oleh para tokoh ekonomi muslim. Selanjutnya  ide pertama ini  kemudian dipertegas lagi dalam munas VI MUI dihotel Syahid 22-28 agustus 1990. Berawal dari amanat munas IV  MUI inilah dimulainya langkah untuk mendirikan bank Islam.

 

Tak lama setelah itu dibentuklah  sebuah tim sebagai steering comitte untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk berdirinya sebuah bank Islam ditanah air. Tim yang diketuai oleh Drs. Ir. Amin Aziz ini kemudian lebih dikenal  dengan membantu kelancaran tim MUI ini, terutama untuk  masalah-masalah legal, maka dibentuklah tim hokum ICMI yang diketuai oleh Drs Karnaen Perwata Atmadja, MPA.

Hal yang paling utama dilakukan tim MUi ini disamping melakukan pendekatan-pendeakatan dan konsolidasi dengan pihak-pihak terkait adalah mengadakan

training calon staff BMI melalui managemen development program(MDP)di LPPI yang di buka 29 maret1991 oeh menteri muda keuangan nasrudin suminta pura , dan meyakinkan beberapa pengusaha muslim untuk menjadi pemegang saham pendiri.

 

Dukungan umat mendirikan bank ini (baik pemerintah maupun ulama cendikiawan maupun masyarakat begitu … 1tahun dari terbentuknya ide 1nopember1991 dilaksanakanlah penandatanganan akta pendiria PT Bank Muamalat Indonesia di sahid jaya hotel dengan akta notaris Yudo Puni Purno SH. Izin keh no c2.2413.HT.01.01. Pada saat itu trkumpul dana sebanyak 84m dan dua hari berselang tanggal 3 nopember tim MUI mengadakan silaturahmi kepresiden Suharto dan masyarakat jabar diistana bogor dan modal total menjadi 116M.

 

Mulai operasional SK menteri keu RI no430/kmk: 013/1992 tgl 24 april 1992, pada tgl 1mei 1992 BMI memulai operasinya dan memberikan layanan perbankan islam kepada para nasabah.

 

Tujuan

Diantara tujuannya pendiriannya adalah:

  1. Mengakawal hidup sosial ekonomi terbanyak bangsa Indonesia,hingga semakin berkurang kesenjangan sosial ekonomi dan dengan demikian akan melestarikan pembangunan nasional antara lain:

–  Meningkatakan kualitas dan kuantitas kegiatan usaha

–  Meningkatkan kesempatan kerja

–  Meningkatkan penghasilan masyarakat banyak

2. Meningkatkan partisipasi masyarakat banyak dalam proses pembangunan terutama di             bidang ekonomi keuangan yang selama ini diketahui masih cukup banyak karena masih menganggap bahwa bunga bank itu riba.

  1. 3.  Mengembangkan lembaga bank dan sistim perbankan yang sehat berdasarkan efesiensi dan keadilan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat banyak sehingga menggalakan usaha-usaha ekonomi rakyat banyak antara lain: memperluas jaringan lembaga perbankan kedaerah-daerah terpencil

4. Ikuti ini dan sekaligus mendidik dan membimbing masyarakat untuk berfikir secara ekonomi berperilaku bisnis dan meningkatkan kualitas hidup mereka

 

Strategi usaha

Ada beberapa strategi usaha yang di rencanakan oleh BMT, diantanya:

  1. Sasaran pembinaan
  2. Struktur pengembangan:

a. Bekerjasama dengan bank-bank perkeriditan rakyat

b. Mendorong pengembangan BBPR baru didaerah potensial

c. Bekerjasama dengan BAZIS

d. Merangsang tumbuh dan berkembang lebih baik lembaga penyediaan   bantuan tehnik kecil dan menengah antuk usaha

e. Merangsang teknologi peningkatan produktifitas

  1. f.  Merangsang bantuan pembinaan ketrampilan

g. Mengembangkan peranan kelembagaan dan melancarkan jaringan penyedian bahan baku

h. Mengembangkan peranan kelembagaan penyedia teknologipasca panen

i. Mengembangkan peranan kelembagaan pemasaran hasil produksi

 

Produk

Produk perbankan syariah meliputi:

  1. Giro wadiah
  2. Tabungan mudhorobah
  3. Deposito investasimudhorobah
  4. Tabungan haji mudhorobah
  5. Tabungan qurban

Kami telah berazam untuk mengeluarkan silsilah dari diri yang merinduan yang menyentuh padanya, hajat diperpustakaan agama dan kami memilih yang petama dengan nama /judul pertama.

 

RAMBU-RAMBU PERBANKAN SYARIAH

Bermuamalah itu sebagai ibadah baik kreditor maupun debitor keduanya mendapat pahala karena memudahkan urusan orang lain,diantara rambu-rambunya antara lain:

  1.  Mengembalikan kredit dengan yang lebih baik.

Sabda rasul :” Sesungguhnya diantara manusia yang membayar hutang dengan nilai lebih (HR Imam Bukhori)

  1. Memberikan tenggang waktu sampai debitur mampu melunasi hutangnya.2:280 dan apabila terdapat orang yang berhutang itu dalam kesulitan, maka berilah tenggang waktu samapi dia berkelapangan
  2. Membebaskan pinjaman, dianjurkan bersodaqoh, yaitu membebaskan pinjaman hutangnya.2:208 dan menyedekahkan sebagian/semua hutang itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui
  3. Tidak menangguhkan pembayaran, bahwa orang islam yang mampu melarang penunda pembayaran. Sabda:( menundanya orang yang mampu membayar, menghalalkan ia dipermalukan dan dihukum) HR Abu Dawud,imam an-nasa’idishahihkan oleh imam ibnu Hibban
  4. Menerima kritik , rasul pernah pinjam pada sesorang dan pada waktunya ditagih tidak segera mengembalikan, orang tersebut mengkritik rasul, para sahabat tidak rela dan bermaksud melawan, rasul bersabda :” biarkanlah, karena pemilik hak itu mempunyai hak untuk bicara.” HR Bukhari

 

PENUTUP

Masalah negeri ini terlalu kompleks hingga bingung kita akan memperbaiki dibidang mana yng harus didahulukan. Sementara kita dituntut harus lebih baik dari masa lalu. Solusinya harus back to nature, yaitu menurut ketentuan syariah agama Allah pasti turun keberkahan dari bumi dan langit jalan kesejahteraan bangsa ini.

Melalui analsis SWOT kita selalu di tuntut setiap waktu untuk berwawasan luas dan menatap kedepan untuk masa depan bangsa.Seluruh komponen bangsa bersinergi dan bekerja keras jangan sampai negeri tercinta ini tempat kelahiran kita ini jadi bulan-bulan Negara lain.apalagi jadi sampah bagi mereka.Kitalah selaku rakyat dan negarawan berkewajiban memperbaikinya terutama dibidang perekonomian atau yang dimaksud adalah bidang perbankan.

Bank syariah di Indonesia masih relative sedikit bila dibanding rakyat yang penduduknya +_200juta jiwa dengan Negara kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Meroke menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pelaku perbankan syariah. Peluangnya banyak, diantaranya memaha tentang perekonomian islam,karena mayoritas masyarakatnya muslim. Kemudian mendirikan canca-kanca di berbagai pelosok negeri untuk memudahkan mereka berhubungan dengan bank syariah,serta mensosialisasikannya.Promosi dengan beragam tawaran ,Sedangkan tantangannya adanya bank-bank konvensional yang lebih dahulu lahirserta lebih dikenal oleh masyarakat dari pda perbankan syariah. Tidak dipungkiri sebagai penguasa ekonomipun hingga saat ini non pribumi yang bermata sipit dijadikan tantangan juga.

Demikianlah masalah, tantangan,dan peluang perbankan syariah diindonesia yang dapat sya tuliskan disini. Kata ma’af tak lupa saya haturkan kepada semua pihak atas kesalahan dalam goresan pena ini. Kami hanya ingin mesyiarkan syariah, inilah menggugah semua pihak terutama umat muslim untuk kegiatan ekonominya menggunakan perbankan syariah.Tujuan dan cita-cita satu yaitu menciptakan negeri yang gemah ripah lohjinawi /baldatun thayi batun warobbun ghofur menjadi kenyataan bukan sebatas selogan.Melalui perbankan syariah inilah beberapa tahun kedepan terbukti. amien

Makalah ditulis dari koran Republika sekitar tahun 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s