LDKS

Standar

Kegiatan yang dilakukan sekolah untuk membimbing anak-anak OSIS menjadi pengurus bagi teman-temannya. Kegiatan ini sudah biasa dilaksanakan tiap sekolah baik swasta maupun negeri, agar anak-anak OSIS dapat menjadi pengurus yang baik,tahu tugas dan kewajiban sebagai pengurus OSIS,membimbing adik-adik kelasnya menjadi tahu seperti dirinya.

Pengurus adalah amanah bukan dari guru-guru, pembimbing ataupun kepala sekolah, tetapi hakikatnya adalah dari Allah, maka harus dijaga dan dilaksanakan sebaik-baiknya dengan maksimal. Dari pengalaman organisasi yang kadang dianggap sepele akan menjadi besar dengan mengembangkan diri dilevel-level selanjutnya baik masa SMAmaupun masa kuliah. Peserta didik dapat menjadi pengurus OSIS lagi, menjadi pengurus jurusan/fakultas, atau bahkan BEM. Jadi manfaatkan kesempatan dengan baik.

Banyak orang yang diberi amanah tidak dilaksanakan dengan baik padahal waktu tidak pernah berhenti hingga habislah masa kepengurusannya dan ia menyesal semasa menjabat tidak melaksanakan dengan baik. Jadi, bagaimana menjadikan amanah ini menjadi terhormat karena amanah sesungguhnya bukan dari pembimbing, guru-guru, ataupun kepala sekolah. Amanah sesungguhnya adalah dari Allah, dan Dia memilih yang terbaik lewat guru yang ada di sekolah. Manusia terhormat tidak akan rela dirinya melakukan halyang tidak baik, tercela bahkan dimurkai oleh Allah, karena kalau Allah sudah murka akibatnya akan lebih besar. Terhormat dimata Allah kadang terhormat juga dimata manusia, tetapi kadang dimata manusia juga kurang terhormat karena status, namun seorang hamba menjadi terhormah dimata Allah karena terpenting adalah Allah pemberi segalanya bukan manusia.

Amanah tidak dilaksanakan dengan baik akan menjadi hati tidak tenang, kecewa terhadap diri sendiri, dan akhirnya menyalahkan orang lain atau yang memberi amanah dengan alasan macam-macam. Hal yang terburuk lagi adalah terlaknatnya kita diturunkan dari jabatan dengan terhormat karena ulah kita. Mungkin korupsi seperti bapak-ibu yang duduk diparlemen, dan seharusnya kita tidak meniru mereka yang tidak layak dicontoh. Laknat itu bentuknya beragam, maka kita manusia harus mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian apapun yang menimpa kita.

Mencontoh dalam segala hal adalah kepada nabi tercinta kita Muhammad SAW sebagai figur yang harus dicontoh oleh manusia seluruh alam. Disegani oleh lawan dan kawan, apa yang dilakukannya adalah ikutan kecuali kekhususan-kekhususan baginya tidak boleh diikuti oleh umatnya. Mencontoh beliau adalah perintah karena sebagai contoh didunia ini orang termulya dan terkasih bagi Allah, yang namanya selalu disandingkkan dengan nama Allah hingga dipujinya dalam Al-Qur’an yang tidak ada pada nabi-nabi yang lain.

wallahu ‘alam,…subuh tiba, sedang mengenang pengambdian di ponpes sebagai pembimbing oraganisasi dan pengasuh basi santri era 90-2000an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s